TRENDING

Senin, 20 Januari 2014

Silaturahim Tokoh Ulama Kota Depok dengan Presiden PKS

PKSDepok, Depok – Ada baiknya kita berjarak sebentar dari panasnya wacana politik menyongsong pemilu 2014 dan memberi ruang bagi pengamatan yang lebih luas. Demikian kalimat pembuka Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Anis Matta pada acara Silaturahim Tokoh dan Ulama Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok, Senin (20/1).

“Tahun 2014 ini penting bukan semata karena terjadinya pergantian kekuasaan, namun karena tahun 2014 ini adalah momentum bagi peralihan gelombang sejarah Indonesia, memasuki gelombangnya yang ketiga,” tutur pria yang masuk ke dalam lima besar bursa capres hasil pemira PKS ini.

Dalam acara yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dan ulama se-Kota Depok ini Anis memaparkan pemikirannya tentang menyambut Gelombang Ketiga Sejarah Indonesia. Menurutnya perjalanan sejarah Indonesia dapat dibagi menjadi tiga gelombang besar. Gelombang pertama, Anis memberinya nama proses “menjadi Indonesia”, terjadi sejak abad ke-17 hingga pertengahan abad ke-20.

Selanjutnya, gelombang kedua terjadi sejak Indonesia merdeka sampa era Reformasi yang mana pada era ini Indonesia bergulat “menjadi negara-bangsa modern”. Inti gelombang kedua adalah perdebatan mencari sistem yang kompatibel dengan sejarah dan budaya Indonesia.

“Dan kini, kita masuk ke gelombang ketiga, dengan pendorong (drive) perubahan utama berbeda dari sebelumnya, drive gelombang ini adalah perubahan signifikan komposisi demografi, perubahan yang utama adalah proporsi orang di bawah 45 tahun akan mencapai lebih dari 60% dari populasi,” jelas Anis. Menurutnya pada gelombang baru ini, orang masih akan mengagungkan pertumbuhan yang akan disandingkan dengan pertanyaan tentang kualitas hidup sehingga masyarakat Indonesia ke depan akan di-drive oleh usaha mencari bukan sekedar kesejahteraan, tetapi juga hidup yang lebih berkualitas.

Lebih lanjut Anis mengatakan, pemilu 2014 menjadi strategis bukan semata disebabkan terjadinya peralihan kekuasaan, tapi juga peralihan sejarah. “Pergantian kepemimpinan itu biasa dalam demokrasi namun yang lebih penting, apa maknanya bagi perjalanan kita sebagai bangsa,” tutup Anis. Turut hadir dalam acara ini, Ketua DPD PKS Kota Depok, M. Supariyono dan seluruh Aleg FPKS DPRD Depok. [ccm]

Posting Komentar

 
Back To Top