TRENDING
Tampilkan postingan dengan label Parlementaria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parlementaria. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Mei 2015

Aher Kunjungi Korban Longsor Cibitung



 
PKSDEPOK – Selasa (5/5) terjadi musibah tanah longsor di Kampung Cibitung, Desa Margamukti, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Hingga tanggal (6/5) korban yang tercatat sejumlah 17 jiwa, diantaranya 4 Korban jiwa, 5 Korban hilang, dan 9 orang korban luka luka.

Hari pertama kejadian longsor Pangalengan, Ahmad Heryawan selaku Gubernur Jawa Barat dan tim telah melakukan penanganan-penanganan cepat. Sebelum kejadian, beliau dan tim juga telah melakukan tindakan-tindakan pencegahan. Beberapa hari sebelum longsor, warga sudah dievakuasi ke tenda-tenda yang disediakan TNI, Polri, dan BPBD.



Hari ini Bapak Ahmad Heryawan beserta tim mengunjungi lokasi longsor dan posko pengungsian. Disana Pak Aher mengibur para pengungsi longsor, mendengarkan keluh kesah dan harapan warganya. Aher berbagi rasa dengan para korban dan masyarakat sekitar guna meminimalisir rasa trauma akibat bencana tersebut.


Dengan adanya aksi cepat tanggap dari gubernur Jawa Barat, masyarakat kampung Cibitung yang terkena longsor sangat terbantu dan berharap bantuan akan terus berdatangan hingga warga direlokasi ke tempat yang lebih layak. (Ro/ccm)



           


Rabu, 06 Mei 2015

Pemkot Depok Gelar Ramah Tamah dengan Wartawan



PKSDEPOK – Dalam rangka mempererat tali silaturrahmi, Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Depok mengadakan kegiatan makan siang bersama antar wartawan dengan Pemerintah Kota Depok di rumah makan Gabus Pucung, Mampang, Depok, Rabu (06/05/15).

Wakil Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad turut membuka acara yang dihadiri oleh belasan tamu undangan dari berbagai macam media baik cetak maupun elektronik. Pada kesempatan itu pula, Ia membahas tentang pembangunan Kota Depok yang sudah selesai maupun yang akan berjalan. Ia juga berharap insan pers yang hadir antusias memberikan motivasi warga dalam pemberitaan-pemberitaan yang disajikan.

Pria kelahiran Jakarta itu mengatakan, berakhirnya masa jabatan sebagai wakil wali kota Depok pada 26 Januari 2016 mendatang, hendaknya dijadikan suatu momentum untuk mengevaluasi diri. Sejauh apa pembangunan yang telah berhasil dan masih dalam tahap rencana sehingga pada akhir jabatan belum dapat terselesaikan.

“Pemimpin merupakan suatu amanah dari masyarakat yang harus dijalani berdasarkan 3 T yaitu Tulus, Tekad dan Terampil. Pemerintah hendaknya berlaku transparan, netral dan tidak main politik. Jangan main kucing-kucingan juga,” ujar Idris.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut dilakukan juga tanya jawab antar wartawan dengan wakil wali kota yang juga alumni Gontor ini. Salah satunya membahas angka pengangguran, persiapan jelang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) serta ketahanan keluarga untuk meminimalisir angka kriminalitas.

Idris mengatakan bahwa wartawan merupakan pekerja moral, pekerja hati nurani, dan menjadi ujung tombak informasi. Ia juga berharap wartawan dapat mengemban profesinya dengan sebaik mungkin dan tetap mematuhi kode etik jurnalistik. (Diskominfo)

sumber :


Selamat Jalan Mas Pepeng | Anis Matta






Menulis tentang sahabat saya Ferrasta Soebardi, atau yang akrab kita panggil Mas Pepeng, di tengah suasana Idul Adha membawa saya pada pertemuan dua peristiwa yang berujung pada satu konsep penting dalam ajaran Islam, yaitu percaya dan prasangka baik kepada keputusan Allah SWT.

Ketika Nabi Ibrahim AS menerima perintah untuk menyembelih anaknya, Ismail AS, anak yang sudah lama didambakannya, ia sempat sedetik bertanya. Malah sang anaklah yang mengingatkan dan meneguhkan keyakinan ayahnya untuk senantiasa percaya dan berprasangka baik terhadap perintah dan keputusan Allah SWT.

Kita belajar, Ibrahim adalah seseorang yang sedari muda “mencari Tuhan”, menempuh jalan penuh gelisah untuk menemukan hakikat kemanusiaan, yaitu hadirnya Tuhan dalam hidup manusia. Ibrahim bertanya, apakah bulan, apakah matahari, yang merupakan Yang Maha Kuasa bagi manusia. Ternyata tidak. Ibrahim bahkan bereksperimen “membunuh Tuhan” istilah yang dipopulerkan oleh filsuf Friedrich Nietzsche dengan menghancurkan berhala-berhala yang disembah lewat ayunan kapaknya, dengan risiko hukuman yang bisa menghilangkan nyawa.

Maha Besar Allah, Dia akhirnya menuntun Ibrahim untuk menemukan jalan tauhid, percaya pada Allah Yang Esa dan bersaksi bukanlah bulan atau matahari sekalipun mempesona dan tampak adidaya yang menjadi Maha Kuasa bagi hidup manusia. Allah Yang Maha Esa lagi Maha Kuasa. Dari perjalanan itu, dalam kajian filsafat dan sosiologi agama, Ibrahim diberi julukan “bapak monoteisme umat manusia”.

Lalu, apa pelajaran dari perjalanan Ibrahim yang bisa gunakan untuk memaknai perjalanan sahabat kita Pepeng? Ternyata, perjalanan “mencari Tuhan” telah disediakan oleh tak lain dan tak bukan Allah SWT sendiri. Allah membukakan begitu banyak pintu-pintu menuju diri-Nya lewat pemaknaan jalan hidup yang ditempuh oleh masing-masing makhluk.

Kita mengetahui sudah cukup lama Pepeng diberi ujian berupa penyakit langka yang mungkin belum ada obatnya. Penyakit itu merampas mobilitasnya, sesuatu yang tentu sangat membuat sedih bagi seniman dunia hiburan seperti Pepeng. Saya masih ingat, ketika kampanye PKS di Gelora Bung Karno tahun 2004, Pepeng berdiri di panggung sebagai salah satu pembawa acara, membakar semangat sambil sesekali menggocek tawa.

Saya tetap ingin memandang Pepeng sebagaimana sang seniman panggung itu mengarahkan acara puncak kampanye PKS pada fase awal yang penting dalam demokratisasi Indonesia tersebut. Dia tampak gagah, tapi juga santai, percaya diri, namun tetap membumi dan rendah hati. Puluhan ribu kader PKS dan para undangan berteriak bersama, tertawa bersama, bernyanyi bersama, dan berbagi semangat bersama, di bawah komando sang dirigen acara: Pepeng.

Bahwa sekarang Pepeng sedang diminta untuk tidak terlalu banyak bergerak, itu adalah cara Allah menyediakan banyak waktu agar Pepeng dapat berkontemplasi, berbagi waktu dengan anak-anak, serta memperkuat rajutan kasih sayang bersama istri tercinta.

Mengapa saya bisa sampai pada kesimpulan itu? Karena saya ikut berbesar hati dengan cara Pepeng merespons kondisinya. Ia tetap berkarya, menerima bimbingan mahasiswa, bahkan merampungkan pendidikan S-2, sesuatu yang saya sendiri belum bisa mencapainya walaupun keinginan sudah lama ada. Dengar-dengar, bahkan Pepeng sedang siap-siap studi S-3. Kehadirannya kembali di layar kaca juga telah memberi inspirasi bagi banyak orang.

Dalam satu acara di TV saya ingat Pepeng berkata: Saya berdamai dengan penyakit ini. Saya terima dengan ikhlas agar yang dirasakan hanya sakitnya fisik, bukan jiwa. Kurang lebih begitu. Saya lupa kapan persisnya. Saya juga jarang mengingat apa yang saya tonton di TV, tetapi sepenggal kalimat Pepeng itu samar-samar masih saya ingat sampai sekarang. Agar yang sakit hanya raga, bukan jiwa. Pepeng berikhtiar keras agar ruhaninya tetap sehat. Itu bisa dilakukan karena Pepeng senantiasa percaya dan berprasangka baik atas keputusan Allah SWT.

Saya berdoa semoga keterbatasan fisik yang dirasakan Pepeng sekarang malah membuka ruang kontemplasi yang luas. Perenungan hanya bisa dilakukan di dalam kesunyian, sebagaimana Rasulullah Muhammad SAW dituntun Allah pergi menyepi ke gua Hira dan kita manusia biasa diperintahkan untuk shalat tahajjud di hening malam.

Jika penyanyi Bimbo dan pujangga Taufiq Ismail punya kiasan “ada sajadah panjang terbentang, dari kaki buaian, sampai ke tepi kuburan”, perkenankan saya menyebut perjalanan Pepeng ini sebagai “tahajjud panjang” yang tak berbilang rakaat. Inilah jalan sunyi ketika tafakur dan tadabbur dijalankan di tengah keheningan batin hingga berbuah tasyakur tak berujung. Itulah Pepeng.

Maha Besar Allah, Dia sedang menuntun sahabatku menuju pencerahan spiritual.


Selasa, 05 Mei 2015

Komedian & Bintang Film Pepeng “Jari-jari” Tutup Usia di Depok




PKSDEPOK -  Komedian Pepeng meninggal pada pagi ini (6/5) di Rumah Sakit Puri Cinere, Depok, Jawa Barat. Komedian sekaligus presenter bernama asli Ferrasta Soebardi itu meninggal karena komplikasi penyakit.

"Iya (komplikasi) Papa sudah lama dan banyak penyakitnya. Ada jantung juga," terang Gerimio, putra kedua Pepeng kepada detikHOT, Rabu (6/5/2015).

Menurut Gerimio, sang ayahanda meninggal sekitar pukul 10.00 WIB tadi pagi. "Sekitar jam 10 lebih," tambahnya.

Pepeng sudah lama melawan penyakitnya. Ia selama ini juga menderita Multiple Sclerosis, penyakit yang menyerang sistem syaraf pusat.

Karena penyakitnya itu, Pepeng mengalami kelumpuhan. Pada 2013 lalu, bintang film 'Sama-sama Enak' itu juga terkena serangan jantung. Pepeng meninggal dunia di usia 60 tahun. (ccm)


sumber :


Senin, 04 Mei 2015

Sabarlah Ikhwah I Fahri Hamzah


Sabarlah ikhwah, tak perlu kau yakinkan orang bahwa kau benar dan kita orang baik2. 

Dan tak perlu bersedih, kau belum apa2 hanya berita di layar kaca. Menangislah dalam sepimu.

Kebenaran takkan mendua, apa yg membuatmu yakin dan tenang adalah kebenaran. 

Sebaliknya kegelisahanmu hanya karena kau belum yakin dengan apa yg kau pegang. Kita memegang janji setia.

Sewaktu janjimu diambil kau masih belia. Dan kau yakin bahwa apapun meski langit runtuh kebenaran akan kita pegang. 

Waktu mengayunkan kaki kita, dunia makin gelap. Tanda-tanda makin tak jelas. Dan kita ada di dalamnya. 

Dan ketika kau tak sadar kadang kau merasa tak lagi murni dan keresahan mulai merogoh hatimu. 

Hela nafasmu sejenak ya ikhwah, lagi2 kau sedang diajar makna ikhlas...karena untuk apakah amal dan kerjamu? 

Jiwa kita yg diseret dunia bergetah ini adalah jiwa muda yang lentur kadang2 mudah luntur. 

Tataplah langit dan gemintang malam ini. Kau pasti tahu bahwa tidak mungkin ini semua main-main. GUSTI ALLAH ORA SARE. 

sumber :


Minggu, 03 Mei 2015

Depok Raih Penghargaan LPPD Terbaik Empat Kali Berturu-turut




PKSDEPOK– Pada HUT Kota Depok ke-16 pada Senin (27/4) lalu, Menteri Dalam Negeri menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Depok atas Prestasi Kinerja 10 (Sepuluh) Kota Terbaik Berdasarkan LPPD (Laporan Penyelenggaran Pemerintah Daerah) Tahun 2013.

Penghargaan ini adalah penghargaan keempat yang diraih Kota Depok selama (2) dua periode kepemimpinan Nur Mahmudi Ismail. Sebelumnya pada tahun 2010, 2011, 2012, dan 2013 Pemerintah Kota Depok juga diberikan penghargaan yang sama dari Pemerintah Pusat.

LPPD adalah laporan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam kurun waktu I (satu) tahun anggaran berdasarkan Rencana Kerja Pembangunan Daerah yang disampaikan oleh Kepala Daerah kepada Pemerintah.

Sejumlah informasi mengenai dasar hukum LPPD yaitu Pasal 2 PP nomor 3 Tahun 2007, dan Surat Edaran Mendagri Nomor 120.04/5043/otda tanggal 10 Desember 2014 perihal Pedoman Penyusunan LPPD. Selain itu, di Depok ada Tim Penyusun LPPD yang di SK-kan oleh Walikota, yaitu Pejabat Eselon Tiga dan Eselon dua serta ada Tim Kecil LPPD yang didasarkan SP Setda.

Walikota Depok mengajak seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat tidak cepat berpuas diri dan tetap berusaha mewujudkan Kota Depok yang maju dan sejahtera. Selain itu, salah satu capaian kota Depok saat ini adalah bagi para murid SD, SMP, dan SMA Negeri di Kota Depok sudah bersekolah gratis. (Yrs/ccm)



Kamis, 30 April 2015

Konsep Bernegara Dalam Al Quran | Mang Oded

Rabu, 29 April 2015

Usia 16 tahun, Depok Raih Berbagai Prestasi



Depoknews.com – Meski baru berusia 16 tahun, Pemerintah Kota Depok sudah banyak meraih prestasi dari pemerintah pusat. “Kami bersyukur Kota Depok yang baru memasuki usia 16 tahun, usia yang relatif masih muda, sudah banyak prestasi dan penghargaan yang  diraih,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, Fitriawan, kepada depoknews.com, Rabu (29/4/2015).

Pada hari jadi yang ke-16 ini, Pemkot Depok mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat karena dinilai sebagai pemerintah daerah yang berkinerja terbaik secara nasional hasil EKPPD 2014 (evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah). Pada hari Selasa, 28 April 2015, penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Jokowi kepada Walikota Nur Mahmudi di Istana negara.

Menurut Fitriawan, penghargaan tersebut dijadikan pemacu semangat untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kami terus berupaya menghadirkan pemerintahan daerah yang bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi publik dan masyarakat secara luas,” ujar Fitriawan.

Salah satu pembangunan yang manfaatnya langsung bisa dirasakan dan dinikmati masyarakat adalah pembangunan atau betonisasi jalan di banyak titik yang tersebar di seluruh Kota Depok. Tahun 2011, kegiatan betonisasi jalan kota telah mencapai hampir 89 persen dari target sebelumnya yang hanya sekitar 83 persen. Pada pengujung 2014, betonisasi sudah mencapai 95,52 persen. Betonisasi dan pelebaran jalan dilakukan di jalan utama hingga perkampungan.
 
Di bidang kesehatan, selain pemberian Jamkesda dengan jumlah kepesertaan yang semakin meningkat setiap tahunnya, Pemkot Depok telah membangun delapan Puskesmas baru dan membuat lima unit Puskesmas yang melayani masyarakat selama 24 jam. Saat ini, Pemkot Depok juga sedang membangun satu gedung baru untuk melengkapi fasilitas rumah sakit umum daerah.

Di sektor pendidikan, tahun 2011, mulai direalisasikan program pembangunan gedung SMK dan SMA di kecamatan yang wilayahnya belum ada SMK dan SMA. Sejak 2012, Pemkot Depok sudah membangun tiga unit sekolah SMK/SMA, yakni SMAN 9 di Cinere, SMKN 3 di Cimanggis, dan SMAN 10 di Bojongsari.

Pembangunan SMAN 11 dan SMKN 4 masih dalam proses realisasi karena terhambat pengadaan lahan. Hingga 2014, Kota Depok memiliki 10 SMA dan 3 SMK yang tersebar di 11 kecamatan. Selain itu, Kota Depok memiliki program pemberian beasiswa kepada 100 siswa berprestasi untuk melanjutkan kuliah di delapan perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Untuk pembangunan infrastruktur dan pemerintahan, Pemkot Depok telah membangun kantor Kecamatan Tapos, kantor Kecamatan Cipayung, kantor Kecamatan Bojongsari, dan kantor Kecamatan Cilodong yang merupakan lima kecamatan pemekaran. Selain itu, Pemerintah Kota Depok telah memiliki gedung pemerintahan yang terpadu di Gedung Dibaleka 2 dan memiliki Gedung Perpustakaan serta Gedung Parkir. Di luar kawasan itu, Pemkot Depok juga membantu pembangunan Gedung Palang Merah Indonesia di area Grand Depok City. (muj/tut)




Jabar Kembali Terima Anugerah Pangripta Nusantara

Mata Najwa on Stage Meriahkan Balairung UI



PKSDepok-Depok,  Rabu (29/4), suasana di gedung Balairung Universitas Indonesia tidak seperti biasa,  dari pukul 08.00 WIB ribuan massa sudah mulai memadati Gedung Balairung UI Depok. Massa yang datang dari berbagai elemen dan daerah. Mulai dari mahasiswa, pegawai dan masyarakat umum berbondong-bondong memadati antrian stand Metro tv News.

Hari ini bertepatan dengan acara Talk Show  Mata Najwa on Stage yang diadakan oleh Metro Tv. Talkshow ini mengusung tema “Habibie & Suara Anak Negeri”. Acara ini diminati ribuan orang, karena salah satu pengisinya adalah tokoh penting yang juga merupakan Presiden Indonesia yang ke-4 yaitu BJ Habibi. 

SelainBJ Habibi, acara ini juga dimeriahkan oleh Khofifah Indar Parawansa, Fahri Hamzah, Johan  Budi, Rhenald Kasali, Butet Kaertaradjasa, Radhar Panca Dahana, Bunga Citra Lestari, Reza Rahadian, Cak Lontong , Sruti Respati, dan Marzuki a.k.a Kill The DJ.

Walaupun Talk Show baru dimulai pukul 13.00 WIB, ribuan massa sudah stand by mengisi kursi masing-masing untuk dapat menikmati acara sampai selesai. (Ro/ccm)



Senin, 27 April 2015

Pesan Nurmahmudi untuk Walikota Depok Selanjutnya




Depoknews.com — Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail akan mengakhiri massa jabatannya pada tahun 2016 mendatang. ada enam pesan yang disampaikan oleh mantan menteri Kehutanan dan Perkebunan itu untuk pemerintahan selanjutnya. Enam pesan itu di antaranya:

1. Percepatan pembangunan dua ruas jalan tol,

2. Pelebaran jalan-jalan yang sudah direncanakan untuk memperlancar struktur pembangunan di Kota Depok,

3. Komitmen kebersihan,

4. Komitmen untuk menjaga ruang terbuka hijau,

5. Komitmen untuk menjadi tertib dan unggul,

6. Komitmen untuk selalu berinovasi dan kreatif, supaya bisa terus berkontribusi untuk budaya dan bangsa.

Pesan itu disampaikan oleh Nur Mahmudi Ismail usai mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Depok yang Ke-16 di Lapangan Balai Kota Depok.(adi/rpa)



Minggu, 26 April 2015

Peran Nurmahmudi Ismail dalam Kemajuan Kota Depok



PKSDEPOK, Depok – Hari ini tepat tanggal 27/4 Warga Depok merayakan hari jadi kotanya yang ke 16. Semua warga Depok menyambutnya dengan semarak dan antusias. Terbukti dari awal bulan April di sejumlah wilayah kota Depok warga mengisi HUT Depok dengan berbagai kegiatan sosial dan perlombaan. Warga Depok sangat antusias menghadiri beragam acara tersebut karena Depok sudah mengalami banyak kemajuan.

Kemajuan kota Depok saat ini tidak terlepas dari pihak-pihak terkait. Sebut saja Nur Mahmudi Ismail, yaitu orang nomer satu di Depok. NMI biasa dipanggil, beliau sudah banyak mempersembahkan segudang prestasinya untuk Kota Depok. Beberapa prestasi yang diraih adalah Kota Depok didaulat sebagai Kota percontohan WHO pada penanggulangan penyakit tidak menular berbasis masyarakat, Administrasi kepegawaian terbaik no. 2 se-Indonesia atau  no.1 terbaik se-Jawa Barat (versi BKN), Angka kematian bayi terendah se-Indonesia, dan masih banyak lagi prestasi yang sudah diraih NMI selama 10 tahun terakhir.

Meski banyak yang sudah dilakukan oleh NMI, tidak banyak media yang memberitakan prestasi beliau. Walaupun media kurang memblow up prestasi NMI, beliau tetap fokus pada tugas dan kewajiban yang saat ini diemban. (och/ccm)


Harapan Imam Budi Hartono dalam HUT Depok ke-16



Depoknews.com — Imam Budi Hartono (IBH) bakal calon Walikota yang sudah mendapat dukungan sejumlah pihak mengatakan Depok pada usia 16 tahun tampak cantik namun perlu dipercantik lagi.

“Kota Depok sudah maju dan tampak cantik. Namun ke depannya perlu terus dipercantik dengan makin banyak taman baik sebagai sarana bermain maupun sebagai paru-paru kota. Disamping banyaknya taman juga perlu terus diupayakan Depok bebas dari macet dan bebas dari sampah,” kata Imam Budi saat menghadiri peringatan HUT ke-16 Kota Depok Kecamatan Pancoran Mas di Taman Lembah Gurame baru-baru ini.

Menurut Imam untuk mewujudkan Depok yang cantik tidak bisa dikerjakan sendiri namun harus melibatkan banyak pihak.“Kita punya Pemerintah Propinsi, Pemerintah Pusat dan tentunya yang terpenting kita punya warga Depok yang bisa diajak untuk merealisasikan secara bersama,” tambah Imam Budi.

Imam Budi Hartono yang saat ini menjabat sebagai Ketua Forum Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI). Kota Depok selalu aktif terjun ke masyarakat dalam berbagai kegiatan. Salah satu kegiatan yang banyak dihadiri adalah jalan sehat yang diadakan diberbagai tempat. (Muj/rpa)


Sabtu, 25 April 2015

Khutbah 3 Bahasa Aher: Menuju Asia Afrika Baru yang Damai dan Lebih Sejahtera



Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

 إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه. اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْن. أما بعد. أَيًّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَا اللهِ وَطَاعَتِهِ فقد فاز المتّقون. وَقَالَ اللهُ تَعَالَى : يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

Rasa syukur kita panjatkan kepada Sang Pemilik Alam, Allah SWT, karena atas izin dan kehendak-Nya kita dapat merasakan nikmat yang begitu besar terutama nikmat berkumpul bersama pada sholat jumat yang bersamaan dengan peringatan 60 tahun KAA di Bandung. Ungkapan syukur juga selalu kita panjatkan atas nikmat Iman, nikmat Islam, nikmat hidayah dan nikmat merasakan kehadiran Allah SWT dalam setiap hembusan nafas kita. Masyarakat Indonesia khususnya warga Bandung bersyukur kepada Allah dan berbangga karena pada hari ini para Kepala Negara, para Kepala Pemerintahan dan tamu-tamu mulia lainnya yang hadir di acara Peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika melaksanakan Sholat Jumat bersama-sama di Masjid Raya Provinsi Jawa Barat. Hadirin Sidang Jumat yang berbahagia, Pada tanggal 24 April, tepat 60 tahun yang lalu, bangsa-bangsa Asia Afrika menyatakan kesepahaman dan kebersamaan untuk bangkit dan bersatu menuju cita-cita kemerdekaan dan perdamaian yang hakiki untuk menggapai kesejahteraan bersama di Kawasan Asia Afrika. Konferensi Asia Afrika 1955 adalah sebuah fenomena unik dan guru sejarah yang sangat bernilai bagi kemanusiaan. Negara-negara Asia Afrika tampil menyuarakan kekuatan baru. Keberanian ini tentu didasari oleh sebuah visi kemanusiaan dan kebersamaan yang sangat mendalam. Sesungguhnya memang sudah sewajarnyalah kita sebagai manusia bersatu dalam kehidupan. Persatuan adalah fitrah kemanusiaan. Sebab, hakikatnya seluruh manusia adalah umat yang satu, yang dipersatukan oleh persaudaraan kemanusiaan (ukhuwah Insaniyah). Sebagaimana Allah SWT berfirman:


  كَانَا لنَّاسُ أُمَّةً وَاحِدَةً فَبَعَثَ اللَّهُ النَّبِيِّينَ مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ وَأَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ ليحكم بين الناس فيما اختلفوا فيه

“Manusia itu merupakan umat yang satu. Dan Allah mengutus para Nabi sebagai pembawa kabar gembira dan peringatan kepada mereka. Dan Allah SWT menurunkan bersama para Nabi tersebut kitab suci-Nya untuk memutuskan apa-apa yang diperselisihkan di antara mereka. (Q.S Albaqarah: 213) Dan bukan suatu kebetulan jika bagian besar dari bangsa-bangsa Asia Afrika juga adalah beragama Islam, sehingga mereka tidak hanya dipersatukan oleh persaudaraan kemanusiaan (ukhuwah insaniyyah) tapi juga disatukan oleh persaudaraan yang lebih kokoh dan kuat, yaitu persaudaraan keislaman (Ukhuwah Islamiyyah). Sebagaimana Allah SWT berfirman: 

إنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

 Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.(QS. Al Hujurat ayat 10) Karena keislamannya pula, Bangsa-bangsa Asia Afrika itu seperti satu bangunan yang sangat kuat, mereka bersatu, saling membantu dan saling menolong. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW:

 المُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا 

Orang yang beriman terhadap Orang yang beriman lainnya, seperti satu bangunan yang kokoh yang saling menguatkan. (HR. Muttafaqun Alaih) Oleh karenanya, Bangsa Asia Afrika harus bersatu, tidak boleh terpecah belah sebab persatuan akan melahirkan kekuatan, kebersamaan, dan kesejahteraan, sementara perpecahan hanya akan menimbulkan kelemahan dan penjajahan. Sebagaimana Allah SWT berfirman :

 وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ 

Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (Q.S Al Anfaal : 46) Para Kepala Negara, Kepala Pemerintahan, dan Sidang Jumat yang berbahagia, Konferensi Asia Afrika yang mengangkat tema penolakan atas segala bentuk kolonialisme dan imperialisme, telah berhasil dengan baik. Saat ini, seluruh negara Asia Afrika telah berhasil mengusir penjajah dan meraih kemerdekaannya, kecuali satu negara yaitu Palestina yang hingga kini masih terus berjuang untuk mendapatkan kemerdekaannya. Adalah kewajiban kemanusiaan bagi Bangsa-bangsa Asia Afrika, untuk terus mendorong dan membantu kemerdekaan Bangsa Palestina. Para Kepala Negara, Kepala Pemerintahan dan Sidang Jumat yang berbahagia, Solidaritas Bangsa bangsa Asia Afrika 60 tahun lalu telah terbukti mampu menjadikan bangsa-bangsa Asia Afrika menjadi bangsa-bangsa yang merdeka. Maka saat ini dan masa-masa ke depan, solidaritas tersebut harus terus digaungkan dan digelorakan dalam kerjasama untuk membangun bangsa-bangsa Asia Afrika menjadi bangsa yang kuat, maju, aman, sejahtera dan beribadah serta bertakwa kepada Allah SWT. Karena sejatinya penghambaan Kepada Allah SWT akan terlaksana manakala ada kesejahteraan dan rasa aman. Sebagaimana Allah SWT Berfirman:

 فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هذَا البَيْتِ الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوْعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ 

Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan pemilik rumah ini (Ka’bah). Tuhan yang memberi makan sehingga tidak lapar atau sejahtera dan Tuhan yang memberi rasa aman sehingga tidak ada rasa takut (Q.S Quraisy : 3 - 4) Perkumpulan kita di hari Jumat ini mudah-mudahan menjadi saksi bahwa peringatan ulang tahun ke 60 KAA haruslah menjadi tonggak baru lahirnya sebuah komitmen bersama untuk membangun semua kawasan Asia Afrika yang lebih baik. Asia Afrika yang maju, modern dan makmur dengan berlandaskan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kemuliaan dan kemudahan kepada seluruh Pemimpin negara-negara Asia Afrika untuk memberi peran besar dalam upaya memakmurkan seluruh masyarakat Asia Afrika. Semoga Allah SWT takdirkan para Pemimpin Asia Afrika dan kita semua menjadi orang-orang yang beriman, bertakwa dan menjadi penghuni Surga-Nya di Akhirat nanti.

 بارك الله لي ولكم فى القرآن العظيم ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم وتقبل مني ومنكم تلاوته وأَقُوْلُ قَوْلِي هذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ لِي وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ . للَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ رَبّنَا لاَتُؤَاخِذْ نَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى اّلذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبّنَا وَلاَ تًحَمّلْنَا مَالاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. والحمد لله رب العالمين.

 (English Version)

Moving Towards A New, Peaceful, and Prosper Asian-African Nations Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh All Praises indeed be to Allah SWT, blessings and salutations upon Muhammad SAW, we ask Allah SWT to bless him and his companions and everyone of us. Let us pray to Allah to keep the leaders of Asia and Africa and us all steadfast on this deen and may He make us from amongst the blessed and those who are chosen. Ya Allah we ask You to grant us knowledge that is beneficial and and we ask you to benefit us from the knowledge you have granted us. Ya Allah we do not have knowledge beside that you have granted us, for indeed you are the owner of knowledge, All Wise. Ya Allah it is with your permission that we are able to gather here today to perform the Friday prayer as well as to gather to comemmorate the 60th anniversary of the Asian-African Conference in Bandung. We the people of Indonesia, Bandung especially, are proud and humbled at the same time to welcome the Head of States, the Asian-African leaders and the distinguished guests of the 60th anniversary of Asian-African Conference today to perform the Friday prayer at the Grand Mosque of West Java Province. Distinguished and honorable guests of Friday prayer, 60 years ago today, on April 24, the nations of Asia and Africa expressed understanding and solidarity to rise and unite towards the ideals of freedom and peace that are essential to achieve shared prosperity in the Asia-Africa Region. 1955 Asian-African Conference was a unique phenomenon and a valuable historical track record to humanity. Asian and African countries came together to voice new strength. This courage is certainly based on a vision of humanity and deep solidarity. Indeed, it comes naturally for us as human beings to unite in life because unity is the nature of humanity. Therefore, the whole human nature is the one people, united by the brotherhood of humanity (ukhuwah Insaniyah). As Allah says: Mankind was one single nation; then Allah sent the messengers with glad tidings and warnings and with them He sent the Scripture in truth…(Q.S Al-Baqarah: 213) And it was not a coincidence that a large part of the Asian-African nations is also composed of Muslims who are not only united by the brotherhood of humanity (ukhuwah insaniyyah) but also by a stronger brotherhood that is the brotherhood of Islam (ukhuwah Islamiyyah). As Allah says: The believers are but brothers, so make settlement between your brothers. And fear Allah that you may receive mercy. Because of this Islamic faith, Asian-African Nations, is like a solid building they come together and help each other. As word of the Prophet: “The Believer to the Believer is like a solid building, one part supporting the other." [Related by Bukhari and Muslim] Therefore, it is imperative that Asian-African Nations unite, in order to prevent from being divided because the union will result in strength, unity, and prosperity, while divisions will lead to weakness and colonization. As Allah says: And obey Allah and His Messenger, and do not dispute and [thus] lose courage and [then] your strength would depart; and be patient. Indeed, Allah is with the patient. (Q.S Al-Anfaal : 46) The Head of States, the Asian-African Leaders, Distinguished Guests of The Friday Prayer, Asian-African Conference that carries out the theme of rejection of all forms of colonialism and imperialism has been successful. Currently, all Asian-African countries have managed to abolish all forms of colonialism and achieve independence, except one; the Palestinian state, which still continues to struggle to gain independence. It is a humanitarian obligation for all Asian-African Nations, to continue to encourage and support the independence of the Palestinian Nation. The Head of States, the Asian-African Leaders, Distinguished Guests of The Friday Prayer, 60 years ago, the Solidarity of Asian-African Nations has proven to be able to solidify the independence of Asian and African nations. From now on, solidarity must continue to be resounded and consolidated in cooperation to build much stronger, advanced, secure and prosperous Asian-African nations under the protection of Allah SWT, because servitude to Allah would take place after prosperity and sense of security. As Allah says: Let them worship the Lord of this House, Who has fed them, [saving them] from hunger and made them safe, [saving them] from fear. (Q.S Quraisy : 3-4) I hope that this Friday can be a witness that the 60th anniversary of the Asian-African Conference is able to bring an agreement to develop better, more advanced, modern and prosperous Asian-African nations based on faith and devotion to Allah SWT. We are always hopeful that Allah would bestow glory and ease upon the leaders of Asian and African countries to play a major role in this noble effort. Let us pray to Allah to keep the leaders of Asia and Africa and us all steadfast on this deen and may He make us from amongst the blessed and those who are chosen. ---------- 

(Arabic Version)

 نحو آسيا وإفريقيا الجديدة الأكثر أمانا وإزدهارا الحمدلله رب العالمين نحمد الله سبحانه وتعالى على نعمه الغزيرة وفضائله الواسعة فبقدرته ومشيئته نجتمع في هذا الجامع المبارك لأداء صلاة الجمعة تزامنًا مع جو إحتفالى لمرور ٦٠ عامًا على انعقاد مؤتمر القمة لدول آسيا وإفريقيا بمدينة باندونج، أندونيسيا. وساد هذا الإحتفال حضور رؤساء الدول والحكومات وكبار المسؤولين لدول آسيا وإفريقيا الذي يكون شرفا عظيما لجميع شعب اندونيسا وخصوصا مواطني مدينة باندونج محافظة جاوى الغربية وهذا فضل من الله عز وجل يجب شكره. ونشكر الله تعالى أيضا على نعمة الإيمان والإسلام حتى نسلك سلوك الهداية ونشعر بمعية الله فى كل أنفاسنا. أصحاب الفخامة والسمو رؤساء الدول والحكومات وكبار المسؤولين لدول آسيا وإفريقيا، أيها الحضور الكرام أسعدكم الله حياتكم إنه فى مثل هذا اليوم الرابع والعشرين من شهر إبريل عام ألف وتسعمائة وخمسة وخمسين ميلادية قام رؤساء دول فى قارتي آسيا وإفريقيا بمبادرة جماعية عبّر فيها عن روح التفاهم والتضامن بينهم للنهوض والإتحاد فى تحقيق الإستقلال والسلام الحقيقي فى القارتين، آسيا وإفريقيا، حتى يأخذ كل شعب حقهم فى أن يعيش بأمان وإزدهار ورفاهية. إن مؤتمر القمة لدول آسيا وإفريقيا مظهر فريد ومدرس تاريخي له قيمة عالية للإنسانية. حيث أظهرت هذه الدول شجاعة جماعية نبتت من رؤيا إنسانية وروح الأخوة بينهم. فإن الحقيقة تأمر كل واحد من الناس أن يعيش بالإتحاد جنبا إلى جنب، لأن الإتحاد هو من ضمن الفطرة الإنسانية. فحقيقة كل واحد من الناس فى هذا العالم يَنْتَمِى إلى أمة واحدة تربطهم أخوة إنسانية. حيث قال الله عز وجل : كان الناس أمة واحدة فبعث الله النبيين مبشرين ومنذرين وأنزل معهم الكتاب بالحق ليحكم بين الناس فيما اختلفوا فيه..... ( سورة البقرة : ٢۱٣ ) ومن ناحية أخرى إن كون معظم شعب هذه الدول من المسلمين تجعل هذه الأخوة الإنسانية أكثر قوة ومتينا برباط الأخوة العقيدية فهي الأخوة الإسلاميةـ .قال الله عز وجل: إنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ ( سورة الحجرات : ٤٩ ) والأخوة الإسلامية المرسصوصة بين شعب آسيا وإفرقيا تجعلهم كبنيان قوي وهم متحدون ومتناصرون بعضهم بعضا كما قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : المُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا ( متفق عليه ) فمن هذا المنطلق فكل شعب من شعوب دول آسيا وإفريقيا عليهم الإتحاد ويتجنبون شتى أنواع الفرقة، لأن الإتحاد سبب القوة والأخوة ، وأما الفرقة والتفرّق فإنه من أسباب الضعف والوهن والإستعمار. قال الله تعالى : وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ (سورة الأنفال : ٤٩) أصحاب الفخامة والسمو رؤساء الدول والحكومات وكبار المسؤولين لدول آسيا وإفريقيا، أيها الحضور الكرام أسعدكم الله حياتكم إن مؤتمر القمة لدول آسيا وإفريقيا بَلَّغَ رسالة إلى العالم ترفض كل أنواع الإستعمار، وتلك الرسالة تؤثر تَأْثِيْرًا قويا فى نجاح جميع دول آسيا وإفريقيا فى طرد المستعمرين من بلادهم وتحقيق الإستقلال، إلا شعب فلسطين فإنهم مازالوا يحاولون لتحقيق الإستقلال، فباسم الأخوة الإنسانية والأخوة الإسلامية بيننا فعلينا مساندتهم ومناصرتهم إلى أن تصير فلسطين دولة لها إستقلالها الكامل ويعيش شعبها فى سلام وأمان. أصحاب الفخامة والسمو رؤساء الدول والحكومات وكبار المسؤولين لدول آسيا وإفريقيا، أيها الحضور الكرام أسعدكم الله حياتكمإن روح التضامن القوي بين شعوب دول آسيا وإفريقيا فى السِتّين ع اما الماضى تجعل كل شعب يأخذون حقهم فى الإستقلال. أما فى هذا الزمن وأيام المستقبل فهذا التضامن لابد من تطويره حتى نعمل به على التعاون المتين لبناء تقدم دول آسيا وإفريقيا القوية ويعيش شعبها فى سلام و أمان وازدهار ويطيعون الله حق طاعته، لأن الطاعة سوف تتجسد قوية فى النفوس بتكامل الرفاهية والأمان فى حياة المجتمع. قال الله عز وجل: فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هذَا البَيْتِ الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوْعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ (سورة قريش : ٣٤ ) إن إجتماعنا فى هذا اليوم يون الجمعة المبارك سوف يكون شهيدا على أن يكون نقطة الإنطلاق لاتّفاق الجميع على مبادرة العمل لبناء القارتين آسيا وإفريقيا لتكون أكثر تقدّما وتطوّرا وازدهارا وأساسها التقوى والإيمان بالله عز وجل. ونسأل الله سبحانه وتعالى أن يكرم كافة رؤساء دول آسيا وإفريقيا بالقوة والجدية للعمل على إعمار حياة مجتمع آسيا وإفريقيا. وجعلهم من عباده المؤمنين المتّقين والمنْعَمِين بنعيم جنته فى الآخرة.



Jumat, 24 April 2015

Pawai Budaya HUT Depok Meriahkan Jalan Margonda


Depoknews.com — Ribuan masyarakat dari sebelas kecamatan dan beberapa perwakilan Dinas pemerintah memeriahkan pawai budaya, Sabtu (25/4/15). Pawai dimulai dari halaman Balaikota menyusuri Jalan Margonda berputar arah di depan Perumahan Pesona Kayangan dan kembali Balaikota.
Kegiatan ini merupakan rangkaian memeriahkan HUT ke 16 Kota Depok yang dipadu dengan peringatan hari tuberkolosis (TB) dunia. Kegiatan ini juga diikuti lebih dari dua ratus kader TB remaja Kota Depok yang turut aktif berperan mensosialisasikan penanganan TB di Depok.
Sebelum iring-iringan pawai dilepas Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail para peserta dengan berpakaian adat dari berbagai daerah  menunjukkan aneka atraksi di hadapan Walikota dan para tamu undangan.

Atraksi tersebut diantaranya, seni  bela diri pencak silat, barongsai, drumband, ondel-ondel dan berbagai kesenian lainnya. Meski kegiatan ini diikuti ribuan peserta namun atas kesigapan panitia dengan kerja sama pihak Dinas Perhubungan dan kepolisan berlangsung dengan lancar, meski arus lalu lintas sempat tersendat.

Sebelum melepas iring-iringan pawai budaya ini, Walikota Depok Nur Mahmudi mengajak masyarakat untuk sama-sama memerangi TB di Kota Depok. “TB penyakit yang berbahaya namun juga jinak atau bisa disembuhkan. Pemerintah Kota Depok memberikan pengobatan gratis bagi penderita TB,” kata Nur Mahmudi.

Kegiatan ini juga dihadiri Arifin Panogoro sebagai Ketua Forum Stop TB Nasional bersama istrinya sebagai Ketua Perkumpulan Pemberantasan Tuberkolusis Indonesia (PPTI). Menurut Arifin Panogoro, TB sangat mudah menular karena penularannya tidak perlu perantara.

“TB sangat mudah penularannya, kalau DBD perlu nyamuk sebagai perantara, HIV juga perlu perantara kalau TB kan tidak. Kalau saya kena TB dan banyak orang bisa tertular dari saya. Untuk pengobatan TB perlu waktu enam bulan secara terus menerus, masyakat kita kadang minum obat satu bulan sudah bosan,” katanya. Untuk itu, lanjut Arifin perlu kesadaran masyarakat dan kerjasama dengan semua pihak untuk memberantas TB sehingga jumlah TB tidak terus bertambah. (muj/rpa)

Depoknews.com — Ribuan masyarakat dari sebelas kecamatan dan beberapa perwakilan Dinas pemerintah memeriahkan pawai budaya, Sabtu (25/4/15). Pawai dimulai dari halaman Balaikota menyusuri Jalan Margonda berputar arah di depan Perumahan Pesona Kayangan dan kembali Balaikota.
Kegiatan ini merupakan rangkaian memeriahkan HUT ke 16 Kota Depok yang dipadu dengan peringatan hari tuberkolosis (TB) dunia. Kegiatan ini juga diikuti lebih dari dua ratus kader TB remaja Kota Depok yang turut aktif berperan mensosialisasikan penanganan TB di Depok.
Sebelum iring-iringan pawai dilepas Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail para peserta dengan berpakaian adat dari berbagai daerah  menunjukkan aneka atraksi di hadapan Walikota dan para tamu undangan.
Atraksi tersebut diantaranya, seni  bela diri pencak silat, barongsai, drumband, ondel-ondel dan berbagai kesenian lainnya. Meski kegiatan ini diikuti ribuan peserta namun atas kesigapan panitia dengan kerja sama pihak Dinas Perhubungan dan kepolisan berlangsung dengan lancar, meski arus lalu lintas sempat tersendat.
Sebelum melepas iring-iringan pawai budaya ini, Walikota Depok Nur Mahmudi mengajak masyarakat untuk sama-sama memerangi TB di Kota Depok. “TB penyakit yang berbahaya namun juga jinak atau bisa disembuhkan. Pemerintah Kota Depok memberikan pengobatan gratis bagi penderita TB,” kata Nur Mahmudi.
Kegiatan ini juga dihadiri Arifin Panogoro sebagai Ketua Forum Stop TB Nasional bersama istrinya sebagai Ketua Perkumpulan Pemberantasan Tuberkolusis Indonesia (PPTI). Menurut Arifin Panogoro, TB sangat mudah menular karena penularannya tidak perlu perantara.
“TB sangat mudah penularannya, kalau DBD perlu nyamuk sebagai perantara, HIV juga perlu perantara kalau TB kan tidak. Kalau saya kena TB you dan banyak orang bisa tertular dari saya. Untuk pengobatan TB perlu waktu enam bulan secara terus menerus, masyakat kita kadang minum obat satu bulan sudah bosan,” katanya.
Untuk itu, lanjut Arifin perlu kesadaran masyarakat dan kerjasama dengan semua pihak untuk memberantas TB sehingga jumlah TB tidak terus bertambah. (muj/rpa)

 0
- See more at: http://ift.tt/1I6O7il


Minggu, 12 April 2015

Generasi Idaman Yang Dirindu | Satria Hadi Lubis

Sabtu, 11 April 2015

Fraksi PKS Dukung Penyelenggaraan Warnet Yang Sehat, Ramah Anak, Dan Keluarga

Rapat Paripurna DPRD Kota Depok Bahas Empat Raperda

Mereka Kita Aku dan Kamu PKS #PKSweet17

Jumat, 10 April 2015

Met Ultah Ya.. #PKSweet17

 
Copyright © 2014 Kabar Piyungan. Designed by OddThemes
Back To Top