TRENDING

Rabu, 24 Desember 2014

Gubsu Asuransikan 1.210 Nelayan

PANDAN - Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho memberikan polis asuransi untuk 1.210 nelayan se-Sumut. Bantuan ini sebagai wujud meningkatkan arah pembangunan dari sisi kemaritiman.

Bantuan secara simbolis diterima tiga nelayan dalam upacara peringatan Hari Nusantara tingkat Provinsi Sumut di Pantai Bosur, Pandan, Tapanuli Tengah, Selasa (23/12).

Selain itu, Gubsu juga memberi bantuan 5.000 benih ikan nila untuk kolam pekarangan di Tapteng, bantuan bibit kelapa untuk 100 hektare kepada kelompok tani dan bantuan calon induk ikan nila dan mas 2.460 ekor serta pakan ikan untuk tiga balai benih ikan lokal Kabupaten Dairi, Tobasa dan Karo.

Gubsu mengaku, mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah pusat untuk menjadikan Indonesia poros maritim dunia. Untuk itu, ke depan kebijakan pembangunan lebih diorientasikan bidang kemaritiman.

Gubsu mengatakan, sudah saatnya bangsa ini mengubah cara pandang pembangunan dari yang semata berbasis daratan menjadi lebih berorientasi kepada pembangunan berbasis kelautan.

“Sumut adalah provinsi yang diuntungkan dari segi aspek geografis. Kita memiliki laut pantai timur dan pantai barat dengan panjang kurang lebih 1.300 km. Selama ini pembangunan kita berbasis daratan namun ke depan dari amanat Menteri Kelautan dan Perikanan mengingatkan arah pembangunan kita ke depan adalah berbasis kelautan,” ujarnya.

Untuk itu, dia meminta dan mengajak Lantammal I Belawan dan Pangkalan TNI AL Sibolga agar bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan untuk melakukan ajangsana yakni silaturahim ke sekolah-sekolah yang memberikan pemahaman kesadaran kepada pelajar tentang arti penting arah pembangunan maritim.

“Arah pembangunan bangsa ke depan termasuk di Provinsi Sumut akan ditentukan sejauh mana perhatian kita terhadap wilayah perairan laut kita,” tegasnya.

Penegasan Gubsu juga sejalan dengan sambutan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujdiastuti selaku Ketua Harian Dewan Kelautan Indonesia. Susi menyampaikan peringatan Hari Nusantara untuk mengingatkan kembali serta mengubah mindset mengenai ruang hidup dan juang dari matra darat menjadi matra laut.

Hal ini sejalan dengan visi Presiden Jokowi mengenai poros maritim dunia yang diharapkan akan terwujud dalam bentuk Indonesia sebagai kekuatan maritim yang bersatu, sejahtera, dan berwibawa.

“Bangsa Indonesia diharapkan dapat melihat dirinya sebagai ‘poros maritim dunia, kekuatan di antara dua samudera,” ujarnya.

Peringatan Hari Nusantara ke-15, Tingkat Provinsi Sumut 2014 dengan tema “Membangun Nusantara dengan Inovasi Maritim Anak Bangsa” ini juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada kelompok masyarakat pengawas Panai Hilir Kabupaten Labuhan Batu sebagai juara I tingkat provinsi Sumut dan juara II tingkat Nasional 2014.

Pemberian penghargaan kepada perusahaan dagang anugerah alam sebagai UKM bidang pengolahan terbaik tingkat Sumut juga pemberian sertifikat cara budidaya ikan yang baik kepada unit usaha budidaya ikan komuditas udang vaname, lele dan gurame dari kabupaten Langkat, Sergai dan Kota Binjai.

Selain itu juga dilakukan penyerahan sertifikat ISO 9001:2008 dan penyerahan sertifikat pelatihan pemesinan kapal perikanan, juga penyerahan sertifikat pelatihan perakitan dan pengoperasian gilnet.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Bupati Tapteng, Sukran Jamilan Tanjung, Kadis Kelautan dan Perikanan Sumut Zoni Waldy, Kepala Bakorluh Sumut Bonar Sirait.

Zoni Waldy mengatakan untuk mendukung program pemerintah berorientasi ke laut, maka pihaknya akan mengoptimalkan koperasi nelayan mengingat masih banyak nelayan yang kekurangan modal.

Selain itu, program penyelamatan terumbu krang, hutan mangrove menurutnya juga harus dimaksimalkan karena 60 persen sudah mengalami kerusakan dan harus direvitalisasi.

“Pekan lalu saya ketemu Deputi Bidang Koperasi Kementerian Koperasi, saya sudah sampaikan rencana optimalisasi koperasi nelayan. Sedangkan untuk kawasan pantai yang harus direvitalisasi mulai Pantai Timur melingkupi Langkat sampai Labuhan Batu, sedangkandi kwasan pantai Barat Sibolga sampai Madina,” sebut Zoni Waldi. [analisadaily]

 

Posting Komentar

 
Back To Top