TRENDING
Tampilkan postingan dengan label SEPUTAR DEPOK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEPUTAR DEPOK. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Februari 2015

Cara Walikota Depok Menjaga Generasi Muda

Nur Mahmudi Ismail saat menghadiri acara Maulid Nabi di Balaikota Depok (12/2)



PKSDEPOK (20/2) - Beberapa waktu lalu, saat ramai sejumlah Kepala Daerah mengeluarkan Surat Edaran terkait larangan perayaan hari valentine. Larangan tersebut dikarenakan adanya laporan jumlah generasi muda yang melakukan hubungan seks diluar nikah meningkat saat hari tersebut. Sejumlah pendapat menyatakan perayaan valentine tersebut bukan budaya asli Indonesia dan jelas tidak edukatif bagi rakyat Indonesia.

Terkait permasalahan generasi muda, Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Depok sudah melakukan konsolidasi dengan sejumlah pihak seperti Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK). PKK mempunyai program Bina Keluarga Remaja, program pembinaan anak-anak remaja, program pembinaan kesadaran bela negara, kalau semua program ini direalisasikan bersama juga dengan kegiatan Pramuka, program relawan lingkungan, duta lingkungan, dan sebagainya. 

"Apalagi, berdasarkan data KPAI, lebih dari 32% usia 14-18 tahun sudah melakukan hubungan seks di luar nikah, maka kepedulian kita adalah bagaimana supaya mereka terhindar dari kegiatan negatif tersebut dan tetap beragama dengan benar," ucap Nur Mahmudi Ismail dalam wawancaranya.

Nur Mahmudi Ismail meyakini kegiatan olahraga, ilmiah, sosial masyarakat, pendidikan adalah sebagai implementasi kurikulum pendidian tahun 2013 dan dapat menjadi solusi alternatif. Seperti beberapa waktu lalu, Pelajar Kota Depok bersama Pemerintah Kota Depok sudah mendeklarasikan A7, yaitu Anti Narkoba,  Anti Tawuran, Anti Miras,  Anti Rokok,  Anti Seks Bebas,  Anti Mencontek dan Anti Bullying.

Selain itu, Nur Mahmudi Ismail mengatakan bahwa Pemerintah Kota Depok selama ini selalu mendorong dan memotivasi supaya generasi muda, khususnya di Kota Depok, untuk mandiri dalam kewirausahaan, kebersihan dengan aktivasi Bank Sampah di banyak daerah, dan masih banyak hal positif lainnya.

Mengenai valentine kemarin, dalam Surat Edaran oleh Dinas Pendidikan Kota Depok tanggal 13 Februari 2014 lalu, bahwa dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, kreatif dan religius di Kota Depok dan mempersiapkan generasi terbaik yang berbudi pekerti di masa depan, Pemerintah Kota Depok menyampaikan hal-hal sebagai berikut : 

1) Mengisi kegiatan-kegiatan positif yang sesuai dengan nilai-nilai budaya ketimuran negara Indonesia,
2) Melarang kegiatan siswa yang berkaitan dengan hari kasih sayang / valentine day, baik di dalam maupun di luar sekolah,
3) Mengajak peran serta masyarakat, khususnya orang tua / wali murid untuk lebih peduli menjaga dan mendampingi putra-putrinya.

Pada tahun 2013 lalu, Tempo memberitakan bahwa Wakil Walikota Depok Idris Abdul Shomad telah menghimbau kepada seluruh orangtua, khususnya di Kota Depok, untuk melarang anak-anaknya merayakan valentine dikarenakan Idris memiliki data soal jumlah pelajar Depok telah melakukan hubungan seks di luar nikah. [CCM]

Rabu, 18 Februari 2015

Wakil Walikota Depok Data PKL di Margonda

Sumber foto dari Depoknews



PKSDEPOK (18/2) - Pada Rabu (18/2) pagi tadi, Wakil Walikota Depok Idris Abdul Shomad melakukan pendataan Pedagang Kaki Lima di sepanjang Jalan Margonda. Pendataan dilakukan dua kali, yaitu saat pagi dan sore hari.

Idris menegaskan bahwa pendataan tersebut adalah untuk menjaga ketertiban, tidak ada penggusuran. 

"Jangan diangkut lapak mereka, jadi kita hanya pendataan dulu. Pagi ada pendataan, sore ada pendataan karena bisa jadi yang dagang antara pagi dan sore berbeda orangnya," ucap Idris.

Idris menjelaskan yang perlu didata adalah nama pemilik lapak atau penjaganya, jenis dagangannya, domisilinya, KTP, dan sudah berapa lama berdagang di tempat tersebut.

Idris memberikan pengarahan terlebih dahulu di Balaikota kepada ratusan petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kecamatan Pancoran Mas dan Beji sebelum melakukan pendataan. 

Idris ikut turun langsung mendata sekaligus berdialog dengan para PKL yang didata sepanjang Jalan Margonda. [CCM]

Kamis, 12 Februari 2015

Wakil Walikota Depok Terima Penghargaan Damkar Terbaik Se-Indonesia

Sumber foto : Depoknews


PKSDEPOK (13/2) - Pada Kamis (12/2) kemarin, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo melalui Idris Abdul Shomad selaku Wakil Walikota Depok di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jakarta Pusat.

Dalam paparannya, Idris Abdul Shomad mengatakan bahwa penghargaan ini diraih atas penilaian dari beberapa aspek diantaranya sisi kesiagaan personil, dimana waktu yang ditetapkan untuk penanganan kebakaran di Perda yaitu 20 menit dan Kota Depok dapat memenuhi target rata-rata 18 menit.

Selain itu, mobil Damkar Kota Depok sudah ada yang bisa masuk jalan kecil karena lebarnya hanya 1,7 meter dengan kapasitas 1.000 Lt air. 

Idris juga memaparkan bahwa salah satu nilai ukur mengapa Damkar Kota Depok layak mendapatkan penghargaan Damkar terbaik se-Indonesia karena beberapa waktu lalu Damkar Kota Depok dipercaya untuk melatih beberapa Kabupaten untuk melakukan pelatihan pemadam kebakaran yang dilakukan di Kota Depok.

Kepala Damkar Kota Depok, Yayan Arianto bersyukur atas penghargaan yang diberikan Menteri Dalam Negeri. Bagi Yayan, penghargaan tersebut berarti bahwa Kota Depok dipercaya memangku predikat Kota Terbaik Se-Indonesia dalam Pencegahan Kebakaran Bangunan Gedung dan Pemukiman.

Selama ini, Damkar Kota Depok telah bertugas sesuai prosedur yang berlaku dan turut memberdayakan masyarakat dalam sejumlah kegiatan. 

Yayan menambahkan, Damkar Kota Depok juga telah menandatangani kerja sama dengan perbatasan wilayah agar semakin memperluas daya jangkau untuk mencapai pusat kebakaran.

"Ini merupakan bentuk perhatian dari Pemerintah untuk memperluas jangkauan, karena kita tidak pernah tahu dimana akan terjadi musibah kebakaran," ucap Yayan. [CCM]

Minggu, 08 Februari 2015

Cakep Depok 2015, Nur Mahmudi Ingatkan Pentingnya Miliki Ijazah



PKSDEPOK (9/2) - Acara Cakep Depok 2015 dihadiri sebanyak 2.000 pelajar Depok. Acara yang bertemakan Antinarkoba, Antimiras, Antimencontek, Antikorupsi, Antiseks Bebas, Antibullying, dan Antirokok yang disingkat A7 diadakan di Lapangan Balaikota Depok, Sabtu (7/2).
Para pelajar yang hadir tersebut tergabung dalam Forum Kesatuan Pelajar Depok (FKPD). Acara ini juga dihadiri Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail. Dalam kesempatan ini, Nur Mahmudi mengimbau kepada pelajar agar mengajak teman, keluarga, warga sekitar yang belum memiliki ijazah SD, SMP, atau SMA agar dapat mengikuti ujian paket A, B, dan C.
“Saya menghimbau kepada pelajar Depok untuk dapat menjadi mediator untuk mengajak orangtua, keluarga, dan tetangganya yang belum mendapatkan ijazah SD, SMP, atau SMA dapat mengikuti ujian paket A, paket B, dan paket C,” kata Nur Mahmudi, Sabtu (7/2).
“Ujian paket A, paket B, dan paket C ini dibiayai gartis oleh Pemerintahan Kota Depok,” lanjut dia.
Nur Mahmudi menambahkan, biaya gratis yang disediakan pemkot ini merupakan keseriusan Pemkot Depok dalam mewujudkan tuntas sekolah 12 tahun dan menaikkan indeks pembangunan Kota Depok.
Di samping itu, ia juga mengimbau agar para pelajar menggalakan bank sampah di setiap sekolah, serta menanam pohon cabe di rumah masing-masing. Hal ini bertujuan agar para pelajar tidak hanya meningkatkan belajar, belajar, dan belajar tetapi juga meningkatkan keharmonisan di rumahnya.
“Dengan adanya Cakep Depok 2015, para pelajar dapat terus meningkatkan prestasi mereka serta menyempurnakan karakter anak bangsa yang lebih baik, kuat, dan positif,” pungkasnya. 

Sumber : Depoklik

Cara Nur Mahmudi Atasi Begal Motor di Depok




PKSDEPOK (8/2) - Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail akhirnya angkat bicara soalnya kasus begal motor yang telah meresahkan warga Depok beberapa hari belakang ini. Nur  mengatakan pemerintah kota Depok akan berkerjasama dengan Polres Depok untuk memasang CCTV (kamera pengintai) di beberapa sudut kota Depok.

"Sudah dengan Polres kita menghendaki soal CCTV tersebut," kata Nur Mahmudi di Apa Kabar Indonesia Malam, Sabtu, 7 Februari 2015.

Lanjut Nur, dia mencontohkan seperti kasus pembegalan di jalan Juanda Depok karena fasilitas lampu jalan yang minim kualitas dan tak menjangkau lebih luas.

"Lampu di jalan Juanda bukan tak mencukupi tapi lampunya terlalu tinggi. Bawahnya ada pohon, sehingga mungkin ada re-design. Jalan Juanda juga jalan nasional jadi kita akan minta ke PU juga," katanya.

Sebagai langkah untuk mengamankan kota Depok, selain menggandeng kepolisian, Nur juga akan mengajak para bikers di Depok untuk melakukan pengawasan.

"Kami sudah mengajak kelompok masyarakat termasuk bikers mereka siap jadi relawan, bantu kita," ucapnya.


Sumber : VIVA

Minggu, 01 Februari 2015

Syamil, Bayi 18 Bulan Menderita Hydrocephallus


PKSDEPOK, Depok -- Ditengah kesibukannya mengawal Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kelurahan dan kecamatan, ayah dari dua putri dan lima putra ini menjenguk ananda Muhammad Syamil El Barkah, balita 18 bulan yang menderita penyakit Hydrocephallus sejak lahir. Putra dari Rahmat Sadikin dan Woro Lestari yang beralamat di Cagar Alam - Pancoran Mas ini juga mengalami gizi buruk dan anemia. 

Hingga saat ini dokter yang menangani Syamil belum menemukan solusi tidak bertambahnya berat badan Syamil. Terapi susu untuk anak penderita gizi buruk belum memberikan perubahan yang berarti pada kondisi kesehatan Syamil. Orangtua Syamil berharap adanya informasi tambahan yang bisa dilakukan baik dari dokter lain, herbalis, atau pembaca yang mengetahui kondisi Syamil.

Hafid Nasir menjanjikan akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Kesehatan agar mendapat perawatan yang lebih intensif. Musrenbang tingkat Kecamatan Pancoran Mas selesai diselenggarakan pada Kamis lalu (21/01) setelah sebelumnya telah berlangsung Musrenbang di 6 kelurahan pada tanggal 9 hingga 15 Januari. Musrenbang adalah sarana menjaring aspirasi masyarakat untuk bisa dituangkan dalam pokok-pokok pikiran anggota dewan. (rsk)



---------
Kontak Rahmat Sadikin : 085692336034
Link video Sebuah Asa Untuk Syamil oleh ARD TV Channel :
https://www.youtube.com/watch?v=Rk69-jkw22c&feature=youtu.be

Wakil Walikota Depok Audiensi dengan BIDAK Atasi Pembegalan



PKSDEPOK (2/2) – Sabtu sore (31/1) Wakil Walikota Depok Idris Abdul Samad melakukan audiensi bersama dengan BIDAK (Bikers Depok Anti Kekerasan). Salah satu anggota BIDAK, Agung Andri, menjelaskan bahwa awal kemunculan BIDAK ini adalah keprihatinan karena di media sosial ramai membicarakan seakan-akan Depok adalah ‘kota begal’ padahal kejahatan di Depok itu secara kuantitas menurun, tetapi dicitrakan buruk karena 2-3 kasus akhir-akhir ini.

“BIDAK sudah terbentuk 1 bulan yang berawal dari keprihatinan temen-temen bikers di Kota Depok yang bersifat aliansi taktis karena adanya begal dan perampokan di jalan raya, lalu setelah membentuk BIDAK ini kami lakukan agenda seperti melakukan patroli dan mengadakan pos-pos di bidang tertentu dan Alhamdulillah didukung Polres Kota Depok sehingga setiap patroli kami memiliki kerjasama khusus dengan pihak Polres. Yang jelas, BIDAK tidak melakukan tindak penghakiman di tempat, kami hanya melakukan penyergapan dan diserahkan kepada pihak Polres. Sampai saat ini sudah 7 (tujuh) orang yang kami sergap, baik itu pelaku jambret, begal, dan tawuran di Juanda. Ketujuh orang tersebut sudah kami serahkan kepada Polres. Mereka semua disergap langsung di Jalan Juanda, sekitar jam 11 malam sampai jam 4 pagi. Mereka ada ciri sendiri, tidak sebagaimana pengendara motor pada umumnya. Saran kami, jangan pergi sendiri dan hindari malam terutama perempuan.”

Dalam rilisnya, BIDAK mengajukan 6 (enam) tuntutan dan menyatakan siap bekerja sama dengan Pemerintah Kota Depok dan Kepolisian Resort Kota Depok untuk membantu terciptanya kondisi aman dan kondusif bagi masyarakat Kota Depok dan khususnya bagi pengguna jalan raya di Kota Depok.

6 (enam) tuntutan itu antara lain :

1) Menciptakan rasa aman kepada masyarakat Kota Depok khususnya pengguna jalan raya di Kota Depok;
2) Melakukan tindakan khusus dan jitu untuk mengantisipasi dan mencegah maraknya aksi pembegalan dan perampokan terhadap pengguna jalan raya di Kota Depok;
3) Memberikan sosialisasi kepada masyarakat Kota Depok melalui media massa di Kota Depok, daerah-daerah, dan/atau jalan-jalan yang rawan pembegalan dan perampokan;
4) Perbaikan sarana dan prasarana di jalan-jalan yang dianggap rawan di Kota Depok, khususnya penerangan jalan raya dan perbaikan kondisi aspal jalan;
5) Pemasangan spanduk himbauan rawan pembegalan dan perampokan di daerah-daerah dan/atau jalan-jalan yang dianggap rawan; dan
6) Meningkatkan piket jaga/patroli dari petugas yang berwenang (Polisi dan Satpol PP) di daerah-daerah rawan dan/atau jalan-jalan yang dianggap rawan, khususnya pada malam hari.

Audiensi Wakil Walikota Depok bersama dengan BIDAK (Bikers Depok Anti Kekerasan) dilaksanakan di lantai 1 Aula Balaikota Depok. [CCM]



Kecamatan Tapos Adakan Santunan Bagi Anak Yatim



PKSDEPOK (31/1) - Pada Kamis (22/1) kemarin, Wakil Ketua DRPD Kota Depok, Muhammad Supariyono memberikan khutbah dalam acara "Peringatan Maulid Nabi Muhammad 1436 H/ 2015 M" di Kecamatan Tapos, Kota Depok. 

Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad di Kecamatan Tapos ini juga sekaligus menyelenggarakan santunan untuk sejumlah anak yatim. Ramai dihadiri oleh Ibu-Ibu PKK, Lurah, beserta para Ulama se-Kecamatan Tapos.

Dalam khutbahnya, Muhammad Supariyono mengatakan bahwa dalam do'a kita sebaiknya kita meminta hal yang besar. Kita harus yakin Allah pasti akan mengabulkan do'a-do'a hamba-Nya sesuai yang terbaik untuk hamba-Nya menurut-Nya. [CCM]





 
Back To Top