TRENDING
Tampilkan postingan dengan label Slider. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Slider. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Januari 2015

Wenand Ainusi: Pelantikan DPRD Mansel untuk Papua Barat lebih Baik

PKS Piyungan - Oransbari-Mansel. 30 Desember 2014 merupakan hari yang bersejarah bagi Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel). Pasalnya pada hari itu Kabupaten pemekaran yang belum memiliki Bupati definitive ini melakukan pelantikan Anggota DPRDnya untuk pertama kali. Pelantikan tersebut dilaksanakan di Distrik Oransbari Kabupaten Manokwari Selatan Provinsi Papua Barat.

Meskipun sempat terhambat masalah teknis, pelantikan yang semestinya dilaksanakan pada pukul 10.00 waktu setempat akhirnya bisa dilaksanakan pada pukul 11.15 waktu oransbari tanpa ada kendala berarti. Terlihat puluhan pasukan pengamanan dari Polri dan TNI serta Satuan Polisi Pamong Praja turut mengamankan acara pelantikan tersebut. Namun dari 20 calon anggota legislatif hanya19 yang dilantik. Menurut informasi satu calon tersebut diduga memalsukan ijasahnya sehingga Kementerian Dalam Negeri belum dapat menetapkannya.

Salah seorang angota DPRD Kabupaten Mansel dari Partai Keadilan Sejahtera adalah Bapak Wenand Ainusi. Saat kami temui usai pelantikan, beliau berharap bahwa dengan adanya DPRD di Mansel akan semakin memajukan daerah tersebut. “Harapan saya Manokwari Selatan kedepan bisa lebih sejahtera dengan program-program pemerintah yang langsung menyentuh rakyat. Mengingat kinerja karateker saat ini belum maksimal, tentu dengan adanya DPRD Mansel sebagai pengontrol akan semakin memacu eksekutif untuk terus bekerja lebih maksimal lagi.

Dalam pelantikan tersebut Bapak Esau M. Ahoren dari PDIP ditunjuk sebagai Ketua sementara dengan Wakil Ketua Sementara Alex Iba dari Partai Demokrat. Semoga dengan pelantikan ini bisa meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Mansel khususnya dan Papua Barat Umumnya. [MD]

Sumber : http://www.pkspapuabarat.org/2015/01/wenand-ainusi-pelantikan-dprd-manokwari.html?m=1

Harga BBM Turun, Ini Pekerjaan Rumah Pemerintah Versi PKS

PKS Piyungan - JAKARTA -- Pemerintah resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 Januari. Langkah itu diapresiasi oleh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) di DPR. 

Sebab, memang seharusnya harga BBM di Indonesia turun karena harga minyak mentah dunia turun jauh di bawah patokan harga APBN.

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini mengatakan, naiknya harga BBM beberapa waktu lalu membuat beban masyarakat semakin besar. Dengan turunnya harga BBM kali ini, diharapkan beban masyarakat juga ikut turun. 

Menurut Jazuli, masih ada pekerjaan rumah bagi pemerintah saat ini. Yaitu menormalkan kembali harga kebutuhan pokok yang ikut naik saat kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

"Sekarang pemerintah harus mengontrol harga-harga barang terutama sembako yang sudah terlanjur naik di lapangan," kata Jazuli pada Republika, Kamis (1/1) malam.

Jazuli menambahkan, keputusan pemerintah kembali menurunkan harga BBM menjadi pelajaran dalam mengambil setiap kebijakan. Sebab ini menunjukkan kesan pemerintah yang terburu-buru dalam membuat kebijakan. 

"Setiap mengambil kebijakan harus dikaji dan dipikirkan terlebih dahulu secara matang dan dalam," imbuh anggota komisi II DPR tersebut.

Pemerintah telah menurunkan harga BBM bersubsidi mulai pukul 00.00 WIB 1 Januari 2015. Harga premium sekarang menjadi Rp 7.600, harga solar menjadi Rp 7.250 dan harga minyak tanah tetap di Rp 2.500.

Sumber : http://m.republika.co.id/berita/nasional/politik/15/01/02/nhil6v-harga-bbm-turun-ini-pekerjaan-rumah-pemerintah-versi-pks

Rabu, 31 Desember 2014

"Semoga Allah Memberkati Indonesia" | By @anismatta

PKS PiyunganSekali lagi saya ingin mengingatkan pentingnya tahun 2014 sbg tonggak demokrasi kita. 

Pemerintahan SBY melewati periode presidensial secara penuh tanpa ancaman non-demokratis. 

Kita berhasil merampungkan pileg dan pilpres yg kompetitif dan partisipatif dlm sejarah kita. 

Pilpres sudah kita lalui dgn proses yg sangat intens. Intens artinya kita serius dan menganggap penting. Tidak apatis.

Semua itu buah dari perjalanan 16 tahun Reformasi kita. Keseimbangan antara kehadiran Negara dan aspirasi Rakyat mulai bertemu. 

Negara bukan lagi bermakna Rejim, tapi institusi politik hasil konsensus Rakyat utk memenuhi hajat hidupnya. 

Pemerintahan Jokowi-JK silakan bekerja. KMP akan mengimbangi dgn kritik konstruktif dlm koridor checks & balances. 

PKS juga akan terus melanjutkan kaderisasi. Banyak kerja-kerja dakwah, sosial dan politik yg harus diisi di tahun depan. 

2015 adalah tahun pemenuhan janji2. Bukan saja janji pemerintah yg menang pemilu, tapi juga janji PKSkpd konstituennya. 

Bahwa PKS akan tetap melayani Indonesia dgn cinta, kerja dan harmoni. Apa pun yang terjadi. 

PKS akan terus membangun diri sebagai partai modern berpilarkan kader2 berkualitas utk mewarnai ranah publik negeri. 

PKS juga akan terus hadir di tengah2 masyarakat, bekerja bersama, mengatasi masalah2 nyata. 

Artinya, PKS juga harus berbenah diri. Kita berhasil melewati badai. Saatnya membangun bahtera yang lebih kokoh. Untuk ummat, untuk Indonesia. 

Di penghujung tahun ini kita berdoa utk saudara2 kita yg diberi musibah: warga Banjarnegara, keluarga kru dan penumpang Air Asia QZ8501, dan masih banyak yg tidak bisa disebut satu per satu. 

Mari kita menutup 2014 dgn rasa syukur dan rendah hati, tanpa perlu pesta pora dan hingar bingar. Mari temani saudara2 kita dgn doa. 

Dan kita membuka 2015 dgn harapan. Semoga Allah memberkati Indonesia. 

Kobarkan semangat Indonesia

Resolusi Tahun Baru Fahri Hamzah Lucu Juga Ya

PKS Piyungan -Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah yang dinilai kontroversial oleh kalangan yang tidak satu kutub pemikiran dengannya membuat resolusi tahun 2015 yang tidak biasa.

Di hari pertama 2015, Wakil Ketua DPR RI itu mengeluarkan apa yang disebunya sebagai "Keputusan Saya No. 1/2015 tentang Etika Media Sosial" dengan hastag #KepMedSos.

Keputusan ini, kata Fahri diperuntukan khususnya bagi orang-orang yang memberi dirinya (haters).

"Feel free to attack me," tulis Fahri Hamzah yang akhir Oktober 2014 lalu menjadi salah seorang penerima Youth Award dari Kantor Berita Politik RMOL.

Dia membebaskan siapapun pengguna media sosial untuk melakukan empat hal ini:

Pertama, mengkritik dan memberikan masukan.
Kedua,  memaki dan menghina dengan kata-kata.
Ketiga,  memaki dan menghna dengan gambar.
Keempat,  memfitnah.

Selain keempat hal itu, dia melarang pengguna media sosial mengirimkan konten pornografi kepada dirinya.

"Block (pertemanan atau hubungan) hanya dilakukan atas pasal lima," kata Fahri lagi. [dem]  

Sumber : http://www.rmol.co/read/2015/01/01/185299/Resolusi-Tahun-Baru-Fahri-Hamzah-Lucu-Juga-Ya-

Jelang 2015, Jokowi Diminta Tak Umbar Janji

PKS PiyunganMomentum pergantian tahun 2014 ke 2015 harus menjadi titik awal pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk lebih baik membangun konsolidasi dan menunjukkan kepemimpinan.
Presiden Jokowi juga diharapkan mampu membuat kebijakan yang jelas dan terukur, serta merealisasikan kerja nyata dan bukan sekadar umbar janji.
"(Tahun) 2015 adalah momentum awal pemerintahan baru untuk konsolidasi dan tunjukkan kualitas kepemimpinan. Jangan buat kebijakan yang regresif (mundur), arah kebijakan harus jelas terukur, dan bukan lagi banyak janji tapi tindakan nyata realisasikan nawacita," kata Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini, melalui pesan singkat, Rabu (31/12/2014).
Menurutnya, reformasi birokrasi harus dilakukan secara sistematis, terencana, dan terukur. Bukan dilakukan secara sporadis apalagi sloganistik, serta jangan pula terkesan demotivasi bagi aparatur dengan kebijakan instan dan menyalahkan PNS kelas rendah, karena revolusi mental harus dimulai dari atasan.
Sementara itu, sambung Jazuli, pemerintah harus mampu menjaga hubungan konstruktif dengan parlemen. Konsultasi dan mekanisme akuntabilitas kepada parlemen harus dijaga dan diperkuat. Pemerintah, jangan mengambil kebijakan strategis tanpa pelibatan dan pengawasan parlemen.
"Jika kebijakan positif bagi rakyat pasti didukung, jika negatif kita koreksi. Jangan fobia dan takut dengan DPR, karena sistem bernegara demikian. Aturannya berdasarkan konstitusi dan undang-undang," terangnya.
 
Jazuli menjelaskan, hubungan pemerintah dan parlemen perlu diperkuat karena bangsa ini memiliki banyak permasalahan, sehingga dalam penyelesaiannya harus melibatkan seluruh stakeholder bangsa ini.
"Di sinilah pentingnya membangun komunikasi yang baik antarlembaga negara," ujarnya.
Apalagi saat ini bencana alam semakin banyak intensitasnya, dan skala baik kerusakan maupun korban jiwa. Pemerintah harus bangun politik kebencanaan yang semakin kuat dengan satu konsep komprehensif antisipasi, menangani sampai tuntas, dan mitigasi bencana.
Kemudian dalam mengeluarkan kebijakan, ujar Jazuli, pemerintah harus netral dan tidak berpihak pada kepentingan politik maupun partisan. Kebijakan pemerintah harus merepresentasikan negara, bukan kepentingan politik tertentu.
Dari segi ekonomi, kata Jazuli, pergantian tahun diprediksi masih diwarnai melemahnya nilai rupiah. Untuk itu, ia mengingatkan Tim Ekonomi Kabinet Kerja harus bisa bekerja keras dalam menjaga stabilitas dan menciptakan perbaikkan ekonomi.
"Bukan saatnya cari kambing hitam dan saling lempar tanggung jawab," pungkasnya.
Sumber : http://news.okezone.com/read/2014/12/31/337/1086252/jelang-2015-jokowi-diminta-tak-umbar-janji

Selasa, 30 Desember 2014

Kisah Muhammad Yudi Kotouky Saat Blusukan ke Pegunungan Tengah Papua

Dogiyai, Papua (31/12) - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Muhammad Yudi Kotouky melakukan blusukan ke pedalaman kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua, Selasa (30/12). Yudi melakukan reses ini dengan perjalanan darat selama 6 jam perjalanan.
Di Dogiyai, Yudi ditemani oleh empat orang anggota legislatif dari PKS di kabupaten tersebut. Yudi dan rombongan juga menyempatkan diri untuk berkunjung ke kediaman Bupati Dogiyai, Thomas Tigi. Berbagai isu pembangunan wilayah di kabupaten Dogiyai menjadi pokok bahasan kunjungan itu.

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati yang telah mampu membangun kabupaten baru ini dari kondisi masih hutan belantara menjadi seperti sekarang ini,” kata Yudi.
Pada kesempatan ini, Bupati Dogiyai juga mengungkapkan apresiasi kepada Yudi yang selama belum menjadi anggota dewan telah terbiasa bekerja bagi masyarakat Dogiyai melalui lembaga sosial.
“Saya yakin Bapak Kotouky akan mampu memperjuangkan aspirasi kami di pegunungan tengah Papua ini ke tingkat nasional mengingat selama ini Bapak Kotouki telah dikenal bekerja di tengah-tengah warga masyarakat bahkan sebelum duduk di parlemen,” kata Bupati Thomas Tigi.
Selanjutnya, Yudi dan rombongan bersama dengan Bupati Thomas Tigi bergerak menuju kompleks gedung DPRD Kabupaten Dogiyai. Rombongan disambut oleh Sekertaris Dewan (Sekwan) kabupaten Dogiyai, Max Yobee. Mereka pun berkeliling meninjau lokasi kompleks yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.
Selain berkunjung ke lembaga eksekutif dan legislatif kabupaten Dogiyai, Yudi dan rombongan juga bersilaturahim dengan para tokoh dan masyarakat di Moanemani dan Mapia. Silaturahim yang dilakukan selepas shalat shubuh berjamaah itu dimanfaatkan oleh Yudi untuk menyerap secara langsung aspirasi warga dan sekaligus menyampaikan perkembangannya di parlemen.
Diakhir kegiatan silaturahim ini, Pria yang akrab disapa Muhay ini pun memberikan bantuan dana kepada Pengurus Kemakmuran Masjid (PKM) di Moanemani dan Mapia yang merupakan Masjid kebanggan umat Islam di sana.
Di kabupaten yang terletak di pegunungan tengah Papua itu, Muhay beserta rombongan juga mengunjungi pabrik kopi P5 yang sudah puluhan tahun berdiri dan saat ini merupakan satu-satunya pabrik kopi yang berada di Moanemani.
“Kualitas kopi Moanemani tidak kalah dengan kopi lainnya, maka saya menaruh harapan besar agar komoditas unggulan asli daerah Dogiyai ini dapat terus di kenal ke level nasional bahkan hingga ke mancanegara,” ungkap legislator asal dapil Papua yang meliputi Kabupaten Asmat, Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Boven Digul, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Keerom, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Mappi, Kabupaten Memberamo Raya, Kabupaten Memberamo Tengah, Kabupaten Merauke, Kabupaten Mimika, Kabupaten Nabire, Kabupaten Nduga, Kabupaten Paniai, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Puncak, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Supiori, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Waropen, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Yalimo, dan Kota Jayapura itu.
Usai dari Dogiyai, Muhai bertemu dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pelaku usaha di kota Nabire. Mereka pun menyampaikan harapan agar Muhay dapat memperjuangkan pemerataan pembangunan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat asli Papua.
Sumber: pks.or.id

DPRD Morowali Utara Konsultasi Anggaran ke Palu


PKS Piyungan PALU (29/12) – Sebagai wakil rakyat di daerah pemekaran yang baru terbentuk, anggota DPRD Kabupaten Morowali Utara melakukan konsultasi kebijakan anggaran ke DPRD Kota Palu, pada Senin (29/12).

Salah satu legislator Kabupaten Morowali Utara yang datang ke Palu, Yanto Baoli mengatakan anggota dewan di wilayahnya baru dilantik pada tanggal 23 Desember 2014. 

“Bersama 25 orang anggota dewan lainnya, kami melakukan konsultasi anggaran dengan rekan-rekan anggota dewan di Kota Palu,” ujar Yanto saat ditemui pewarta di Kantor Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah.

Dari hasil konsultasi di DPRD Kota Palu, lanjut Yanto, diperoleh masukan bahwa untuk sementara kebijakan DPRD Morowali Utara masih menggunakan kewenangan Bupati dalam pelaksanaan anggaran tahun 2015.

“Untuk saat ini (kebijakan anggaran) belum bisa dibahas, mengingat pelantikan DPRD (Kabupaten Morowali Utara) baru dilaksanakan tanggal 23 Desember 2014. Waktunya sangat mepet untuk melakukan pembahasan anggaran tahun 2015. Sementara deadline anggaran harus masuk per tanggal 31 Desembar. Sehingga, kebijakan anggarannya masih mengunakan kewenangan Bupati untuk tahun 2015,” jelasnya.

Sumber: Humas PKS Sulawesi Tengah

DPR apresiasi Basarnas gerak cepat temukan penumpang AirAsia


PKS Piyungan - Setelah tiga hari hilang, akhirnya pesawat AirAsia QZ 8501 ditemukan di sekitar Perairan Pangkalanbun, Kalimantan Tengah. Pesawat tujuan Surabaya-Singapura itu sempat hilang kontak di antara Tanjung Pandan-Pontianak sejak Minggu (28/12) lalu.

Banyak pihak memberi apresiasi atas kinerja Badan SAR Nasional (Basarnas) di dalam menemukan pesawat berpenumpang 155 orang dan 7 kru awak itu. Tak terkecuali, apreasiasi acungan jempol dari Komisi V DPR RI yang memang membidangi perhubungan.

"Kami mengapresiasi Basarnas yang cepat melakukan melakukan operasi pencarian Pesawat AirAsia ini sehingga bisa memberikan kepastian kepada keluarga korban," kata Wakil Ketua Komisi V DPR Yudi Widiana Adia kepada wartawan, Jakarta, Rabu (31/12).

Selain itu, Komisi V DPR juga menyampaikan simpati dan bela sungkawa kepada keluarga penumpang Pesawat Air Asia QZ 8501. Keluarga diharapkan untuk tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan ini.

"Kami turut berduka dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan menghadapi musibah ini," kata Yudi.

Politikus PKS itu mendesak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk segera melakukan investigasi penyebab terjadinya kecelakaan Pesawat AirAsia. Selanjutnya hasil investigasi dapat disampaikan secara transparan kepada masyarakat.

Sumber : http://www.merdeka.com/peristiwa/dpr-apresiasi-basarnas-gerak-cepat-temukan-penumpang-airasia.html
 
Back To Top