Kamis, 01 Januari 2015
Wenand Ainusi: Pelantikan DPRD Mansel untuk Papua Barat lebih Baik
Harga BBM Turun, Ini Pekerjaan Rumah Pemerintah Versi PKS
PKS Piyungan - JAKARTA -- Pemerintah resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 Januari. Langkah itu diapresiasi oleh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) di DPR.
Sebab, memang seharusnya harga BBM di Indonesia turun karena harga minyak mentah dunia turun jauh di bawah patokan harga APBN.
Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini mengatakan, naiknya harga BBM beberapa waktu lalu membuat beban masyarakat semakin besar. Dengan turunnya harga BBM kali ini, diharapkan beban masyarakat juga ikut turun.
Menurut Jazuli, masih ada pekerjaan rumah bagi pemerintah saat ini. Yaitu menormalkan kembali harga kebutuhan pokok yang ikut naik saat kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.
"Sekarang pemerintah harus mengontrol harga-harga barang terutama sembako yang sudah terlanjur naik di lapangan," kata Jazuli pada Republika, Kamis (1/1) malam.
Jazuli menambahkan, keputusan pemerintah kembali menurunkan harga BBM menjadi pelajaran dalam mengambil setiap kebijakan. Sebab ini menunjukkan kesan pemerintah yang terburu-buru dalam membuat kebijakan.
"Setiap mengambil kebijakan harus dikaji dan dipikirkan terlebih dahulu secara matang dan dalam," imbuh anggota komisi II DPR tersebut.
Pemerintah telah menurunkan harga BBM bersubsidi mulai pukul 00.00 WIB 1 Januari 2015. Harga premium sekarang menjadi Rp 7.600, harga solar menjadi Rp 7.250 dan harga minyak tanah tetap di Rp 2.500.
Sumber : http://m.republika.co.id/berita/nasional/politik/15/01/02/nhil6v-harga-bbm-turun-ini-pekerjaan-rumah-pemerintah-versi-pks
Rabu, 31 Desember 2014
"Semoga Allah Memberkati Indonesia" | By @anismatta
Pemerintahan SBY melewati periode presidensial secara penuh tanpa ancaman non-demokratis.
Kita berhasil merampungkan pileg dan pilpres yg kompetitif dan partisipatif dlm sejarah kita.
Pilpres sudah kita lalui dgn proses yg sangat intens. Intens artinya kita serius dan menganggap penting. Tidak apatis.
Semua itu buah dari perjalanan 16 tahun Reformasi kita. Keseimbangan antara kehadiran Negara dan aspirasi Rakyat mulai bertemu.
Negara bukan lagi bermakna Rejim, tapi institusi politik hasil konsensus Rakyat utk memenuhi hajat hidupnya.
Pemerintahan Jokowi-JK silakan bekerja. KMP akan mengimbangi dgn kritik konstruktif dlm koridor checks & balances.
PKS juga akan terus melanjutkan kaderisasi. Banyak kerja-kerja dakwah, sosial dan politik yg harus diisi di tahun depan.
2015 adalah tahun pemenuhan janji2. Bukan saja janji pemerintah yg menang pemilu, tapi juga janji PKSkpd konstituennya.
Bahwa PKS akan tetap melayani Indonesia dgn cinta, kerja dan harmoni. Apa pun yang terjadi.
PKS akan terus membangun diri sebagai partai modern berpilarkan kader2 berkualitas utk mewarnai ranah publik negeri.
PKS juga akan terus hadir di tengah2 masyarakat, bekerja bersama, mengatasi masalah2 nyata.
Artinya, PKS juga harus berbenah diri. Kita berhasil melewati badai. Saatnya membangun bahtera yang lebih kokoh. Untuk ummat, untuk Indonesia.
Di penghujung tahun ini kita berdoa utk saudara2 kita yg diberi musibah: warga Banjarnegara, keluarga kru dan penumpang Air Asia QZ8501, dan masih banyak yg tidak bisa disebut satu per satu.
Mari kita menutup 2014 dgn rasa syukur dan rendah hati, tanpa perlu pesta pora dan hingar bingar. Mari temani saudara2 kita dgn doa.
Dan kita membuka 2015 dgn harapan. Semoga Allah memberkati Indonesia.
Kobarkan semangat Indonesia
Resolusi Tahun Baru Fahri Hamzah Lucu Juga Ya
Di hari pertama 2015, Wakil Ketua DPR RI itu mengeluarkan apa yang disebunya sebagai "Keputusan Saya No. 1/2015 tentang Etika Media Sosial" dengan hastag #KepMedSos.
Keputusan ini, kata Fahri diperuntukan khususnya bagi orang-orang yang memberi dirinya (haters).
"Feel free to attack me," tulis Fahri Hamzah yang akhir Oktober 2014 lalu menjadi salah seorang penerima Youth Award dari Kantor Berita Politik RMOL.
Dia membebaskan siapapun pengguna media sosial untuk melakukan empat hal ini:
Pertama, mengkritik dan memberikan masukan.
Kedua, memaki dan menghina dengan kata-kata.
Ketiga, memaki dan menghna dengan gambar.
Keempat, memfitnah.
Selain keempat hal itu, dia melarang pengguna media sosial mengirimkan konten pornografi kepada dirinya.
"Block (pertemanan atau hubungan) hanya dilakukan atas pasal lima," kata Fahri lagi. [dem]
Jelang 2015, Jokowi Diminta Tak Umbar Janji
Selasa, 30 Desember 2014
Kisah Muhammad Yudi Kotouky Saat Blusukan ke Pegunungan Tengah Papua
“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati yang telah mampu membangun kabupaten baru ini dari kondisi masih hutan belantara menjadi seperti sekarang ini,” kata Yudi.
DPRD Morowali Utara Konsultasi Anggaran ke Palu
PKS Piyungan - PALU (29/12) – Sebagai wakil rakyat di daerah pemekaran yang baru terbentuk, anggota DPRD Kabupaten Morowali Utara melakukan konsultasi kebijakan anggaran ke DPRD Kota Palu, pada Senin (29/12).
“Untuk saat ini (kebijakan anggaran) belum bisa dibahas, mengingat pelantikan DPRD (Kabupaten Morowali Utara) baru dilaksanakan tanggal 23 Desember 2014. Waktunya sangat mepet untuk melakukan pembahasan anggaran tahun 2015. Sementara deadline anggaran harus masuk per tanggal 31 Desembar. Sehingga, kebijakan anggarannya masih mengunakan kewenangan Bupati untuk tahun 2015,” jelasnya.
DPR apresiasi Basarnas gerak cepat temukan penumpang AirAsia
PKS Piyungan - Setelah tiga hari hilang, akhirnya pesawat AirAsia QZ 8501 ditemukan di sekitar Perairan Pangkalanbun, Kalimantan Tengah. Pesawat tujuan Surabaya-Singapura itu sempat hilang kontak di antara Tanjung Pandan-Pontianak sejak Minggu (28/12) lalu.
Banyak pihak memberi apresiasi atas kinerja Badan SAR Nasional (Basarnas) di dalam menemukan pesawat berpenumpang 155 orang dan 7 kru awak itu. Tak terkecuali, apreasiasi acungan jempol dari Komisi V DPR RI yang memang membidangi perhubungan.
"Kami mengapresiasi Basarnas yang cepat melakukan melakukan operasi pencarian Pesawat AirAsia ini sehingga bisa memberikan kepastian kepada keluarga korban," kata Wakil Ketua Komisi V DPR Yudi Widiana Adia kepada wartawan, Jakarta, Rabu (31/12).
Selain itu, Komisi V DPR juga menyampaikan simpati dan bela sungkawa kepada keluarga penumpang Pesawat Air Asia QZ 8501. Keluarga diharapkan untuk tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan ini.
"Kami turut berduka dan mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan menghadapi musibah ini," kata Yudi.
Politikus PKS itu mendesak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk segera melakukan investigasi penyebab terjadinya kecelakaan Pesawat AirAsia. Selanjutnya hasil investigasi dapat disampaikan secara transparan kepada masyarakat.
Sumber : http://www.merdeka.com/peristiwa/dpr-apresiasi-basarnas-gerak-cepat-temukan-penumpang-airasia.html








.png)

